4 Cara Mengatasi No Bootable Device di Laptop Saat Dinyalakan

4 Cara Mengatasi No Bootable Device di Laptop Saat Dinyalakan

Masalah no bootable device kebanyakan dapat diselesaikan dengan cara yang mudah, tetapi jika tetap tidak berhasil, maka harus menggunakan cara yang lebih kompleks untuk memperbaikinya. Anda juga berpotensi kehilangan seluruh data di laptop, oleh karena itu melakukan backup data yang penting sebelumnya adalah hal yang wajib Anda lakukan meskipun laptop berjalan dengan normal.

Berikut adalah penyebab, cara mengatasi no bootable device di laptop dan tips mencegah Anda terkena masalah yang sama. 

Penyebab Error No Bootable Device di Laptop

4 Cara Mengatasi No Bootable Device di Laptop Saat Dinyalakan

Apa itu no bootable device di laptop? Error ini adalah kesalahan pada sistem operasi Windows yang tidak bisa menemukan lokasi tempat penyimpanan file boot dan drive yang penting untuk proses boot sistem. Penyimpanan yang dimaksud bisa berada di HDD, SSD atau USB flash drive

Ada beberapa penyebab umum no bootable device found pada laptop.

  • Masalah pada pengaturan BIOS atau CMOS. BIOS bertanggung jawab untuk mengatur tugas dari perangkat keras yang ada pada laptop. Sedangkan CMOS adalah chip kecil untuk menyimpan konfigurasi sistem yang dibutuhkan oleh BIOS termasuk proses booting, komunikasi antara perangkat keras dan lainnya.
  • Laptop dan file boot yang tidak kompatibel.
  • Laptop tidak bisa membaca/mengidentifikasi penyimpanan tempat Anda menaruh file boot. Jika ada kesalahan seperti error dan bug, maka koneksi antara keduanya akan terputus, ini menyebabkan laptop tidak bisa membaca tempat bootable berada.
  • Sistem partisi pada Windows Anda tidak aktif.
  • Urutan boot yang salah, bisa jadi karena Anda mengutak-atik filenya baik sadar atau tidak sadar.
  • Kerusakan bagian MBR pada penyimpanan tempat file boot berada. Master Boot Record (MBR) adalah pengatur awal dan bagian penting pada HDD dan SSD saat melakukan booting.

Baca Juga : 6 Cara Mengatasi Blue Screen di Windows 11 Terbaru 2024

Cara Mengatasi No Bootable Device di Laptop

4 Cara Mengatasi No Bootable Device di Laptop Saat Dinyalakan

1. Periksa Pengaturan BIOS

  • Restart laptop dengan menekan tombol Power.
  • Saat dalam proses tersebut, tekan dan tahan tombol F2. Beberapa laptop harus menekan kombinasi Fn + F2, selain itu kombinasi keyboard juga berbeda antara satu merek dengan merek lain. Berikut kami sediakan daftar kombinasi tombol untuk masuk ke BIOS.
    • Acer: F2, DEL, F1, atau CTRL+ALT+ESC.
    • ASUS: F2.
    • Dell: F2, Del, F3, F1, Fn+F1 atau F12.
    • HP: ESC, F1 atau F10.
    • Lenovo: F2 atau Fn + F2.
    • Lenovo (ThinkPad): Enter + F1.
    • MSI: DEL.
    • Samsung: F10 atau F2.
  • Saat sudah berada di dalam pengaturan BIOS, lihat pada opsi Boot Order atau Boot Device Priority. Pilih penyimpanan HDD atau SSD yang Anda inginkan sebagai tempat boot pertama.
  • Simpan dan keluar dari BIOS.
  • Selesai.

2. Cek Koneksi HDD/SSD

Jike penyebab no bootable device di laptop karena masalah identifikasi tempat penyimpanan, maka Anda harus mencoba memperbaiki kabel koneksinya.

  • Matikan laptop Anda dengan menekan tombol Power.
  • Lepaskan penutup di belakang laptop dengan obeng. Silakan cari obeng yang cocok dengan laptop Anda.
  • Cek kembali kabel SATA, jika ada masalah, Anda bisa mencoba memposisikan ulang kabelnya sehingga koneksi antara motherboard dengan HDD/SSD berhasil. Kami rekomendasikan untuk membersihkan sekitar kabel SATA sebagai langkah pencegahan.
  • Pasang kembali penutup dengan obeng dan nyalakan ulang laptop Anda. Jika tidak berhasil, Anda bisa mencoba mengecek ulang kabel SATA atau lanjut ke cara lainnya.
  • Selesai.

3. Pasang Ulang RAM

Meskipun hal ini tidak terlalu relevan, tetapi tidak ada salahnya mencoba melepas RAM dan memasangnya kembali.

  • Matikan laptop Anda dan bongkar bagian belakang laptop.
  • Cari slot RAM dan lepas dari tempatnya dengan mendorong klip dan menahannya.
  • Ketika sudah dilepas, pasang kembali ke tempatnya. Anda juga bisa mencoba meletakan RAM di tempat berbeda atau mengganti RAM.
  • Tutup kembali bagian belakang laptop dan nyalakan ulang laptop.
  • Selesai.

4. Jalankan Startup Repair

Peralatan: Anda harus memiliki USB flash drive bootable yang berisi file instalasi Windows, caranya bisa menggunakan bantuan aplikasi Rufus.

  • Unduh terlebih dahulu aplikasi Rufus di tautan resminya (https://rufus.ie/id/) dan memasangnya di laptop.
  • Colokkan juga USB flash drive yang akan menjadi tempat file instalasi Windowsnya.
  • Unduh file ISO installer Windows 8, 10 atau 11, sesuaikan dengan laptop Anda.
  • Masuk ke aplikasi Rufus, USB yang baru Anda pasang akan terdeteksi  secara otomatis.
  • Pada kanan bawah menu utama, akan muncul logo disk, klik logo tersebut.
  • Pada jendela yang tampil, cari tempat di mana Anda menyimpan file ISO tersebut. Lalu klik file dan pilih Open.
  • Saat Anda di jendela awal, klik opsi Start di bagian bawah.
  • Akan muncul notifikasi peringatan, klik OK.
  • Tunggu hingga prosesnya selesai dan jangan melepas USB flash drivernya.
  • Saat sudah selesai, pilih Close dan lanjut ke cara menjalankan Startup Repair di bawah.

Cara menjalankan Startup Repair:

  • Selanjutnya adalah Anda harus mengubah urutan boot di dalam BIOS untuk melakukan USB boot. Sehingga, Anda harus masuk ke BIOS seperti cara sebelumnya. 
  • Pergi ke menu Boot di bagian atas dan ikuti instruksi yang diberikan di panel bawah atau kanan untuk mengubah urutan boot.
  • Simpan perubahan lalu keluar dari BIOS dan restart laptop. Pilih Save and Exit dengan menekan F10 atau yang instruksi yang tampil sesuai laptop Anda.
  • Setelah berhasil, Anda harus memilih bahasa, zona waktu dan keyboard atau metode input kemudian pilih Next.
  • Pada tampilan Install Windows, klik pada opsi Repair Your Computer di kiri bawah dan Windows akan memindai laptop.
  • Pilih Startup Repair pada opsi yang muncul setelahnya.
  • Selesai.

Tips Mencegah No Bootable Device Terjadi Lagi

4 Cara Mengatasi No Bootable Device di Laptop Saat Dinyalakan

Setelah melakukan beberapa cara di atas dan masalah Anda selesai. Sekarang adalah tips mencegah masalah no bootable device di laptop terjadi lagi

  1. Perbarui sistem: pembaruan sistem seperti OS dan BIOS biasanya menghadirkan banyak perbaikan termasuk juga pada masalah no bootable device, maka perbarui sistem untuk mencegah masalah kompabilitas.
  2. Shutdown laptop dengan benar: shutdown dengan cara yang salah dapat merusak sistem, maka lakukan dengan perlahan dan pastikan tidak ada aplikasi yang berjalan.
  3. Bersihkan secara teratur: Bersihkan laptop secara teratur untuk menghindari penumpukan debu di bagian dalam komponen yang dapat mengganggu koneksi komponen, terutama pada kabel SATA.
  4. Meminimalisir guncangan saat membawa laptop: guncangan yang terlalu keras dapat menggeser komponen internal laptop, bahkan dapat merusak penyimpanan HDD laptop Anda. Kami merekomendasikan mengganti penyimpanan menjadi SSD karena lebih tahan guncangan dan awet, cukup keluarkan uang Rp200.000 untuk SSD 128 GB.

Cadangkan data penting: entah masalahnya no bootable device found di laptop atau masalah lain seperti blue screen atau bahkan masalah sepele, selalu cadangkan data-data Anda ke tempat lain—bencana itu random. Frekuensi pencadangan tergantung pada seberapa sering Anda menggunakan laptop, jika hampir setiap hari, maka cadangkanlah minimal satu minggu sekali. Penyimpanan cloud seperti Google Drive dan Microsoft OneDrive menyediakan penyimpanan gratis sebesar 15 GB dan 5GB.